Tips Mudah Berdiet dengan Rutin Bersepeda Setiap Hari

Senin, 07 Maret 2022 | 11:33
Pixabay

Mengayuh sepeda merupakan salah satu kegiatan yang menerapkan gaya otot.

WIKEN.ID -Pendemi covid-19 di Indonesia sudah lebih dari dua tahun.

Segala aktivitas dan protokal kesehatan ditegakan agar terhindar dari virus corona.

Berbagai kegiatan yang biasa dilakukan di luar ruangan semakin terbatas.

Apalagi semenjak pandemi covid-19, banyak orang yang menghabiskan waktunya dengan bersepeda.

Pasalnya bersepeda merupakan olahraga yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

Selain membuat badan sehat, rutin bersepeda juga membantu kita untuk menurunkan berat badan lho.

Pasalnya, dengan bersepeda dapat memompa jantung, membangun otot, meningkatkan metabolisme, dan menghilangkan stres yang mendukung penurunan berat badan yang sehat.

Bersepeda di luar ruangan merupakan aktivitas aerobik yang dapat dianggap sebagai latihan intensitas sedang atau tinggi.

Tergantung seberapa cepat kita mengayuhnya.

Dilansir dari Kompas.com, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), bersepeda lebih lambat dari 16 km per jam di medan datar adalah "intensitas sedang".

Baca Juga: Pesepeda Wajib Tahu, Begini Tips Merawat Sepeda Secara Rutin Agar Sepedamu Tetap Awet dan Dalam Kondisi Prima!

Intensitas tersebut akan meningkatkan laju pernapasan, tetapi masih memungkinkan kita untuk mengobrol.

Bersepeda 16 kilometer per jam atau lebih cepat di rute perbukitan, dengan pernapasan yang lebih sulit itu tandanya kita memasuki wilayah intensitas yang tinggi.

"Mengendarai sepeda adalah latihan low dan high-impact yang mencakup semua tingkat kebugaran."

"Aktivitas ini juga lebih baik pada persendian dan bagus untuk atlet yang pulih dari cedera," sambung dia.

Demikian penuturan pelatih pribadi sekaligus spesialis perawatan dan pendidikan diabetes (CDCES) di Sweat Fitness Studios di Chicago, Sara Fruendt.

Kalori yang dibakar saat bersepeda

Menghitung berapa banyak kalori yang dibakar saat bersepeda tergantung pada berbagai faktor, termasuk jarak, waktu tempuh, intensitas, kecepatan, dan mungkin berat badan pengendara.

Fruendt mengungkapkan, rata-rata kecepatan sedang di luar ruangan untuk orang dewasa selama 30 menit itu dapat membakar sekitar 300 kalori.

Penelitian populasi yang diterbitkan dalam Obesity Facts pada tahun 2018 menemukan, wanita yang bersepeda lebih dari 1,5 jam per minggu dikaitkan dengan penurunan berat badan sekitar 1,3 kg dan dua persen lebih sedikit lemak tubuh.

Baca Juga: Ingin Sepedamu Tetap Awet? Berikut Cara Merawat Sepeda dengan Mudah dan Menyenangkan

Kendati demikian, Fruendt menambahkan, selain rutin bersepeda, mengubah pola makan dengan defisit kalori juga penting dalam proses penurunan berat badan.

Jadi, kita juga mungkin perlu melakukan perubahan pada diet untuk melihat hasilnya.

"Kalori tambahan yang terbakar dari mengendarai sepeda berkontribusi pada penurunan berat badan," ujarnya. (*)

Baca Juga: Rutin Berolahraga Sepeda Tiap Hari bisa Meningaktkan Kesehatan Otak

Editor : Dewa

Sumber : Kompas.com