Perjuangan Hebat, Banting Kemudi karena Pandemi, Biasa Menerbangkan Pesawat Kini Berdagang Mie Ayam di Ruko

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:15
(KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Megah Putra Perkasa pilot maskapai komersial kini menjual mie ayam untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan membuka warung di Ruko Granada Square BSD Tangerang Selatan, Rabu (12/8/2020)

WIKEN.ID - Dalam kondis pandemi seperti sekarang ini, babyak orang yang bersemangat untuk berjuang dan tidak menyerah. Dan hal itu ditunjukan oleh Pak Megah.

begitu sapaan akrab pria yang kini sibuk melayani pelanggannya di belakang gerobak mi ayam di warung makan Majelis, sejenis foodcourt di bilangan Ruko Granada Square BSD Tangerang Selatan.

Baca Juga: Inilah Kelanjutan Nasib Wanita yang Membentak Polisi Wilayatul Hisbah dan satpol PP, Mengaku Istri Jaksa saat Ditegur Tak Memamakai Masker , Videonya Viral

Pak Megah adalah seorang pilot yang terkena imbas pandemi Covid-19. Ia dirumahkan.

Baca Juga: Jadi Penyanyi Dangdut Muda Terkaya, Siapa Sangka Ada Peran dari Ivan Gunawan Soal Make Up Lesti Kejora

Di sela-sela kesibukannya, pilot dengan nama lengkap Megah Putra Perkasa menyempatkan diri untuk berbincangtentang awal keberaniannya menghadapi krisis Covid-19 dengan banting setir menjadi penjual mi ayam.

Baca Juga: Sah, Nikita Willy Menikah dalam kondisi Pandemi dan Hanya Dihadiri Keluarga Saja, Lalu Berapa Mahar Mas Kawinnya

"Sewaktu mulai ada pembatasan, kira-kira bulan April ya, saya bersama teman-teman yang lain sudah mulai dirumahkan karena tidak ada penerbangan waktu itu," tutur Megah yang dikutip dari wawancara Kompas.com.

Baca Juga: Jadi Penyanyi Dangdut Muda Terkaya, Siapa Sangka Ada Peran dari Ivan Gunawan Soal Make Up Lesti Kejora

Pilot yang sudah menerbangkan pesawat maskapai komersial selama 13 tahun ini sempat tertekan dengan keadaan yang kian tak pasti.

Salah satu sektor usaha yang terkena dampak adalah penerbangan.

Baca Juga: Datang ke Istana Cinere, Salah Satu Anak Gen Halilintar Malah Ogah Makan Sajian Dapur Asix, Sifat Asli Ashanty Langsung Terungkap

Ratusan pilot dan ribuan pekerja di sektor penerbangan yang terpukul, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan.

Megah harus memutar otak bagaimana menghidupi keluarganya.

Empat anaknya masih usia sekolah.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Berkuda Bareng Calon Suami, Baju Putri Sulung Krisdayanti Jadi Sorotan

Awalnya, Megah mencoba bertahan dengan sekadar melanjutkan usaha berjualan baju via online yang sudah lama ditekuni istrinya.

Namun, hasilnya tidak cukup untuk kebutuhan keluarga.

"Bagaimana saya berpikir agar harus ada tambahan untuk kebutuhan, anak-anak saya keempat-empatnya masih sekolah, dan di swasta, biayanya lumayan," tutur dia.

Baca Juga: Jadi Penyanyi Dangdut Muda Terkaya, Siapa Sangka Ada Peran dari Ivan Gunawan Soal Make Up Lesti Kejora

Sampai akhirnya dia melihat seorang status temannya di media sosial, sesama pilot, yang kini menjadi penjual ikan laut keliling dengan menggunakan boks.

"Saya bukan yang pertama, justru saya melihat teman saya ini. Luar biasa," kata Megah.

Perlahan dia mencoba usaha dari hobinya memasak.

Kebetulan, ketika masih menjadi pilot, Megah kerap berwisata kuliner saat mendarat di beberapa kota di Indonesia.

Ia memilih mencoba berjualan mi ayam, makanan favorit banyak orang Indonesia. "Jadi awalnya saya coba jual via online, mulai dari Instagram, ada juga WhatsApp, kebetulan ada grup-grup kantor dan juga pengajian-pengajian di masjid sekitar rumah," cerita dia.

Baca Juga: Akui Sudah Berpisah Selama 20 Hari, Anang Hermansyah Tiba-tiba Ungkap Dirinya Tak Sanggup Lagi pada Ashanty, Ada apa?

Respons positif pembeli membuat Megah bersama keluarga semangat untuk membangun bisnis mi ayam sebagai pemasukan tambahan untuk menambal gaji yang terpotong.

Lama kelamaan, order mi ayam dengan brand Kepten Kitchen semakin diminati pembeli.

Ketika masih berjualan via online, Megah pernah membuat 70 boks mi ayam untuk dikirim ke pelanggan.

Saat memenuhi order pembeli, ia merasa ada kemiripan saat menjadi pilot, yaitu kedisiplinan dan standar yang harus dijaga.

Baca Juga: Kini Hidup Nyaman Jadi Menantu Pengusaha Batu Bara, Shandy Aulia Ungkap Perjuangan Sang Ibu Jualan Bakso Demi Dirinya

"Kita harus disiplin, jualan mi ayam ini persiapannya justru dari pagi, mulai dari membuat bahannya sampai tahap jualan, juga harus mempertahankan standar yang kita buat. Sama seperti pilot, harus disiplin dan menjaga standar operasi," kata dia yang dikutip dari wawancara Kompas.com.

Sampai suatu hari, Megah bertemu dua orang pemilik foodcourt Majelis di Ruko Granada Square BSD Tangerang Selatan.

Baca Juga: Kelakuan Nikita Mirzani Kembali Bikin Geleng-geleng Kepala, Jual Air Kencing dan Tisu Bekasnya Rp 100 Juta: Masih Wangi Lho..

Pemilik ruko tersebut membeli baju dagangan istrinya dan beberapa kotak mi ayam. Megah kemudian ditawarkan membuka restoran di ruko tersebut. Masalahnya, ia tidak punya modal.

"Begitu pula gerobak, alat masak, hingga perlengkapan lainnya, seperti mangkuk dan sendok. "Tapi alhamdulillah, ada yang bantu, jadi bisa ikut buka di sini sekarang," kata dia.

Restoran akhirnya dibuka pada 24 Juli lalu, dengan menu mi ayam dan mi yamin dilengkapi beberapa topping yang bisa dipilih oleh pembeli.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Disumpahin Kena Karma Kalau Nggak Mau Minta Maaf dengan Ayu Ting Ting, Umi Kulsum Naik Pitam: Makanya Jaga Suami Anda Ya

Hikmah pandemi Covid-19 Megah tidak melihat negatif situasi pandemi Covid-19 yang kini dihadapi. Ada hikmah yang dia ambil.

Selain menjadi berani mengambil risiko sebagai penjual mi ayam, Megah kini merasa lebih dekat dengan keluarga.

Saat ini, ia tidak sesibuk saat menjalani profesinya sebagai pilot.

Lebih dekat, setiap hari bisa ketemu anak-anak dan istri. Jadi tiap pagi saya bisa masak untuk mereka, istri saya siapkan PR dan sekolah anak-anak saya," kata dia. Megah saat ini masih aktif di dunia penerbangan meskipun tak sesibuk sebelum pandemi Covid-19. Jam penerbangan di masa pandemi jauh berkurang.

Baca Juga: Padahal Dulu Ogah Banget Saat Masih Bersama Luna Maya, Reino Barack Kini Malah Senang Lakukan Hal Ini dengan Syahrini

Dia hanya memiliki izin penerbangan selama 14 hari dalam sebulan sesuai masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19. Itulah sebabnya, dia senang bisa membuka usaha kecil-kecilan.

Kelak, dia berencana membuat usaha lebih besar dan bisa menjadi pekerjaan setelah pensiun nanti.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Pilot Jadi Pedagang Mi Ayam Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19",

Editor : Alfa

Sumber : Kompas.com

Baca Lainnya