Video Kisah Wanita yang Dedikasikan Hidupnya Rawat 1.800 Sapi Sakit dan Buta di India

Rabu, 29 Mei 2019 | 15:30
Indiatimes.com

Video kisah Friederike Irina Bruening yang merawat 1.800 sapi sakit dan buta di India

WIKEN.ID - Video kisah seorang wanita asal Berlin, Jerman ini sukses menuai perhatian, khususnya warga India.

Pasalnya, dalam video ini, wanita yang bernama Friederike Irina Bruening ini mencurahkan hidupnya di India.

Ia pun bercerita dalam video ini bagaimana merawat sapi sakit dan ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya.

Berkat intervensi dari pemerintah India, dia diizinkan untuk tinggal kembali di sebuah negara yang dipimpin oleh nasionalis Hindu.

"Saat ini kami memiliki sekitar 1.800 sapi," kata Friederike Irina Bruening kepada AFP, di tempat perawatan hewan di Mathura, India utara.

Baca Juga: Kalah Main Game, Anak Konglomerat Berusia 14 Tahun Ini Bunuh Temannya dengan Pisau, Simak Video Kronologinya!

"Antara lima hingga 15 ekor dibawa (ke sini) setiap hari," ujarnya.

Perempuan berusia 61 tahun itu sebelumnya mengancam untuk mengembalikan perhargaan sipil terkait perlindungan sapi, Padma Shri, setelah permintaan perpanjangan visanya ditolak.

Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj pun ikut turun tangan.

Bruening mengatakan, kini ia telah mendapat visa baru yang memungkinkannya tetap di tinggal di India.

Baca Juga: Video Detik-detik Panggung Audisi Pertunjukan Tari Runtuh, Seorang Remaja Tewas

Bruening yang juga dikenal sebagai Sudevi Mataji tiba di India pada 25 tahun lalu.

Dia menghabiskan sekitar 200.000 euro atau sekitar Rp 3,2 miliar dari uangnya sendiri untuk mengelola penampungan sapi.

Tempat tersebut membutuhkan biaya sekitar 45.000 dollar AS atau Rp 647 juta per bulan untuk menjalankannya.

Bruening menangani sapi yang buta atau terluka dalam kecelakaan di jalan, sementara yang lain sakit karena memakan banyak sampah plastik.

Baca Juga: Viral Video Allea Bernyanyi, Ariel Lebih Pilih Ciptakan Lagu Untuk Noah Dibanding Putri Semata Wayangnya

Seperti diketahui, sejak berkuasa pada 2014, Perdana Menteri Narendra Modi mengutamakan kebijakan perlindungan sapi, yang bagi banyak umat Hindu dianggap sebagai hewan sakral.

Undang-undang untuk menentang pembantaian dan konsumsi daging sapi diperkuat, dan hukuman mati pun diterapkan.

Akibatnya, banyak orang meninggalkan sapi tua dan lemah daripada menjualnya untuk disembelih.

Sebagian besar hewan dilepaskan begitu saja di jalanan, termasuk di kota-kota seperti Delhi yang telah menjadi pemandangan umum.

Baca Juga: Heboh! Video Spiderman dan Thor Berlibur ke Bali Ini Viral di Medsos

Bruening juga berpendapat, membiarkan penyembelihan sapi tu atau sakit bukanlah jawabannya.

"Membunuh seekor sapi adalah hal terburuk yang Anda lakukan," ucapnya.

(*)

Editor : Hikmah

Baca Lainnya