WIKEN.ID- Tak bisa berbicara dengan manusia, biasanya kita berkomunikasi dengan hewan melalui tingkah lakunya.
Ada saja kelakuan yang membuat kita menebak-nebak apa yang tengah dipikirkannya.
Namun nyatanya, pemikiran hewan sendiri sudah diselidiki oleh para peneliti.
Ilmuwan dan ahli satwa kerap kali melakukan penelitian model dan kapasitas otak hewan dengan teknologi komputer.
Sampai saat ini, banyak yang meyakini bahwa pikiran mereka pun tergolong rumit dan kompleks.
Nah, dengan kecerdasa mereka, kira-kira apa saja yang dipikirkan oleh hewan, ya? Penasaran, kan?
Simak langsung ulasannya, yuk!
- Anjing yang memikirkan hidup bersosialisasi
Anjing memiliki pikiran dan karakter yang cenderung sosial. Jika kucing lebih cenderung hidup secara mandiri dan soliter, anjing justru kebalikannya.
Ya, anjing merupakan hewan sosial dan mereka memiliki pikiran yang cenderung dekat dengan kehidupan manusia.
Meskipun sama-sama tergolong canidae dan bersosial tinggi, anjing dan serigala sama sekali berbeda.
Serigala dikenal sebagai hewan yang soliter.
Bahkan, studi membuktikan bahwa sebetulnya serigala bukanlah nenek moyang dari anjing.
Baca Juga: Bawa Hewan Peliharaan Jalan-jalan, Bapak Ini Diminta Mundur Ke Belakang Zebra Cross
- Kucing berpikir bahwa manusia adalah anak buahnya
Hal ini mungkin terdengar konyol, namun secara sains, memang hal itu benar adanya.
Kamu yang memiliki kucing pasti juga merasakan hal yang sama, bukan?
Kucing milikmu dan kucing lainnya memang berpikiran bahwa manusia bukanlah majikan mereka.
Sebaliknya, manusia hanya dianggap sebagai anak buah atau pesuruhnya saja bagi seekor kucing.
- Burung yang berpikir cerdas dan cerdik
Jangan remehkan otak seekor burung. Di balik kapasitas otaknya yang kecil, burung ternyata punta pikiran yang kompleks dan cerdas, lo.
Beberapa spesies burung bahkan dianggap memiliki otak secerdas mamalia.
Seperti misalnya, perilaku burung gagak dalam menghancurkan cangkang makanan di jalan raya.
Ada juga strategi berburu yang dipikirkan oleh burung elang dalam mengintai dan mengintimidasi mangsa.(*)