Bau Badan Saingi Kentut hingga Rambut Rontok, Kenali 10 Tanda Tubuh Kita Mengandung Racun

Rabu, 22 Desember 2021 | 21:03
Pixabay

Ilustrasi bau kentut

Bau Badan Saingi Kentut hingga Rambut Rontok, Kenali 10 Tanda Tubuh Kita Mengandung Racun

WIKEN.ID -Tak jarang kita mengabaikan apa yang terjadi pada tubuh.

Hal tersebut bisa membuat kondisi kesehatan kita terganggu, loh!

Ternyata, adanya racun di dalam tubuh bisa diketahui melalui beberapa tanda.

Yuk, simak sepuluh tanda apakah di dalam tubuhmu mengandung banyak racun atau tidak.

Baca Juga:Tak Sengaja, Nelayan Ini Temukan 'Kotoran Termahal di Dunia' yang Harganya Bisa Mencapai Rp 4,5 Miliar, Begini Kisahnya!

Apakah kamu tahu jika racun sebenarnya tumbuh dimana-mana dan di sekitar manusia?

Racun tersebar melalui udara yang kita hirup, air yang kita minum, atau makanan yang kita makan.

Bahkan, smartphone yang sering kita bawa kemana-mana juga sarang racun dan bakteri.

Jika di dalam tubuh mengandung racun, tentu akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuhmu.

Lalu apakah kamu sadar jika tubuhmu sudah dipenuhi racun?

Baca Juga:Gara-gara Kecewa dengan Kencan Konvensional, Wanita 19 Tahun Ini Jatuh Cinta Hingga Menikahi Boneka Hantu

Untuk membantu kamu menyadari bagaimana racun menggerogoti tubuhmu, berikut Tribunnews.com himpun dari Bright Side tanda tubuh manusia sudah dibanjiri racun.

Simak selengkapnya!

1. Sembelit

Ketika kita sembarangan makan makanan, tanpa kita sadar ada bahan kimia yang ikut masuk, baik pengawet, pewarna, dan penyebab rasa buatan.

Usus yang bertugas untuk melakukan proses pencernaan harus menghadapi serpihan racun ini.

Baca Juga:Ngaku Sudah 20 Kali Hubungan Seks dengan Hantu Selama 11 Tahun, Wanita Ini Berharap Miliki Anak, Bikin Merinding!

Jika terlalu banyak racun menghinggap di sini, maka menyebabkan sakit perut atau sembelit.

Makanan organik dan membatasi minum alkohol akan membantu.

Bahkan minum banyak air juga ikut menyelesaikan masalah ini.

2. Kabut Otak

Jika kamu merasa pusing, binggung, dan tidak dapat berkonsentrasi setiap hari atau merasa tidak pernah tidur nyenyak itu berarti racun mengacaukan kamu.

Racun juga menyebabkan serangkaian reaksi yang mengeringkan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Hal ini sama dengan kamu memasukkan oli buruk ke dalam mobilmu.

Baca Juga:Usai Nikahi Setan dan Ngaku Hubungan Seksnya Lebih Memuaskan daripada Manusia, Ini Dia Kabar Pernikahannya, Sudah Berakhir?

3. Deodoran Tidak Bantu Bau Badan

Meski kamu sudah mandi rutin setiap hari dan gunakan deodoran, bau badanmu tidak tertolong.

Hal ini bisa bersumber dari racun yang mendekatimu.

Racun yang ada di dalam tubuh akan menghasilkan gas berbau yang keluar melalui pori-pori tubuh manusia.

Bau badan ini menyaingi kentut.

Baca Juga:PDP Corona, Pendiri Pertama MOTOR Plus Meninggal Dunia Hingga Sempat Tuliskan Pesan untuk Jokowi karena Tak Dapat Pelayanan, Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Angkat Bicara!

4. Sendi dan Otot Pegal Mudah Lelah

Jika kamu merasa belum pernah gym dan melakukan pekerjaan yang berat secara fisik namun sering nyeri otot dan persendian.

Kemungkinan penumpukan racun menjadi alasanya.

Nyeri tubuh adalah indikator bahwa kamu memiliki peradangan yang tidak dapat dikendalikan tubuh.

Cobalah detoksifikasi.

5. Noda Baru Muncul di Kulit

Kulit adalah organ tubuh yang paling sering terpapar polusi.

Selain itu, beberapa produk yang sering digunakan pada kulit sering kali mengandung bahan kimia berbahaya.

Paparan kombinasi tersebut tentu akan memberikan efek, seperti jerawat, ruam, dan eksim.

Baca Juga:Pilih Nikahi Setan, Ibu 5 Anak Ini Mengaku Kehidupan Hingga Hubungan Seksnya Lebih Memuaskan daripada Bersama Manusia!

6. Sulit Tidur

Penumpukan racun juga membuat kamu merasa lelah dan memperburuk jam tidur kamu.

Jumlah racun tinggi dalam tubuh menyebabkan kadar hormon pengontrol tidur jadi serba salah dan berdampak negatif pada tidur kamu.

Insomnia dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah, coba pertimbangkan untuk melakukan detoksifikasi.

Baca Juga:Disebut Kerajaan Gaib Terbesar di Indonesia, Intip Kota Wentira yang Ternyata Menyimpan Harta Karun dan Dijaga 9 Panglima Jin

7. Berat Badan Tidak Normal

Meski kamu sudah lakukan banyak olahraga, banyak bagian tubuh yang besar tidak normal.

Dan tubuh kecil yang kekurangan kilogram juga termasuk tanda tubuh banyak racun.

Racun dapat berdampak buruk pada tingkat hormon tertentu dalam tubuh termasuk untuk menjaga berat badan.

Beralih ke gaya hidup sehat, jika ingin diet lakukan diet organik untuk mendetoksi tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga:12 Tahun Jadi PSK, Mantan Wanita Penghibur Ini Sosok yang Terutup dan Pemalu, Sudah Layani 10 Ribu Lelaki

8. Napas Bau

Bau mulut biasanya gejala dari masalah pencernaan.

Hal ini bisa terjadi ketika sistem pencernaan kamu harus berjuang mencerna semua makanan.

Namun, masalah pencernaan juga dapat terjadi ketika hati sedang berjuang membersihkan semua racun yang terakumulasi.

Hati akan menyingkirkan satu per satu racun.

Baca Juga:Dinikahi Pengacara yang Dulu Memproduserinya, Intip Kabar Artis Cantik yang Kini Pilih Vakum dari Dunia Hiburan, Makin Cantik?

9. Kuku Berubah Warna dan Jadi Rapuh

Racun turun ke bawah tubuh menuju kuku kaki kamu berubah menjadi lebih menderita.

Jari kaki setiap hari berada dalam kaus kaki atau menggunakan sepatu yang disukai jamur.

Ini membuat kuku menjadi sarang pertumbuhan jamur.

Meskipun ada obat untuk menyembuhkannya, namun cara detoks adalah cara holistik untuk menyingkirkan mereka.

Baca Juga:Awalnya Demam dan Diduga Hanya Flu Biasa, Anak Marcella Zalianty Kena Tumor Otak, 5 Jajanan Favorit Ini Ternyata Jadi Penyebabnya!

10. Rambut Rontok

Rambut rontok bukan gejala utama dari kelebihan racun yang disebabkan dari racun sehari-hari.

Namun rambut rontok bisa saja racun yang telah berdiam lama akibat limbah, timbal, dan talium (zat yang ditemukan dalam asap rokok).

Jangan anggap rambut rontok adalah masalah ringan, bergegaslah untuk priksa ke dokter.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul10 Tanda Tubuhmu Mengandung Racun, Ada Masalah Pencernaan hingga Bau Badan

Editor : Amel