Dijuluki Hijab Metal, Kini Voice of Baceprot (VOB) Terkenal Hingga Mancanegara, Terungkap Perjalanan Musik Berawal dari Teman Sekolahan

Rabu, 05 Mei 2021 | 09:09
Dokumen PARAPUAN/Firdhayanti

Band Voice of Baceprot : Firda Marsya Kurnia (kiri), Euis Sitti Aisyah (tengah), Widi Rahmawati (kanan).

Dijuluki Hijab Metal, Kini Voice of Baceprot (VOB) Terkenal Hingga Mancanegara, Terungkap Perjalanan Musik Berawal dari Teman Sekolahan

WIKEN.ID -Buat para penggemar musik metal, pasti sudah tak asing lagi dengan nama Voice of Baceprot (VOB).

Ya, VOB merupakan grup band metal yang digawangi oleh tiga perempuan berhijab asal Garut.

Grup yang digawangi oleh Firdda Marsya Kurnia (vokal dan gitar), Widi Rahmawati (bass), Euis Siti Aisah (drummer) ini pun sempat viral dan mencuri perhatian publik.

Bagaimana tidak, mereka membawakan musik metal yang kerap dianggap keras, namun dengan penampilan mereka yang santun dengan gaya berhijab namun tetap santai.

Baca Juga: Dituding Penyebab Gading Marten dan Gisel Cerai Usai Video Ranjangnya Tersebar, Nobu Angkat Bicara: Gila Banget Gue Rasanya!

Belum lama ini, VOB pun ditunjuk mewakili Indonesia untuk tampil di WOW (Women of The World) 2021 di Inggris.

Mereka juga berkesempatan untuk bertemu dengan Duchess of Cornwall, Camilla.

Kini sukses terkenal hingga mancanegara, rupanya perjalanan mereka berawal dari teman sekolah.

Perjalan musik ketiganya dimulai saat mereka masih sama-sama bersekolah di Madrasah Tsanawiyah.

Baca Juga: Ngeri! Perawat Cantik di Malang Ini Dibakar Hidup-hidup Oleh Pria Misterius, Pelaku Siram Korban dengan Bensin Lalu Kabur

Saat itu, guru bimbingan yang juga merangkap jadi pelatih teater mereka bernama Erza Satia, memperkenalkan ketiga anggota terhadap seni teater.

Dari situ, Erza nggak hanya mengenalkan seni teater saja, tetapi juga musik.

Awalnya, Erza hanya memberikan referensi musik yang ada di laptopnya untuk mengajarkan ketiga anggota VOB bermain instrumen dengan alat musik seadanya.

Sejak saat itu, Erza dan ketiga anggota VOB mulai banyak mengeksplor referensi musik dari YouTube. Bagi mereka, YouTube-lah dianggap sudah seperti guru.

voiceofbaceprot/Instagram

Voice of Baceprot (VOB)

Baca Juga: Rumah Tangganya dengan Nathalie Holscher Mulai Membaik, Sule Bongkar Kebiasaan Nathalie Holscher Kalau Lagi Malas: Biasanya Minta Dimandiin Guys!

Sebab, ketiganya banyak mencari inspirasi, cara bermain alat musik, mengulik musik rock bahkan sampai belajar Bahasa Inggris.

Hal itu membuat lagu pertama yang mereka rilis adalah dalam berbahasa Inggris.

Kemudian, pada tahun 2015, VOB mulai menarik perhatian dari penampilannya membawakan lagu Rage Against The Machine, yang diunggah di YouTube.

Setelahnya, VOB kemudian banyak membawakan lagu-lagu band idola mereka seperti Red Hot Chili Peppers, Metallica dan Slipknot.

Baca Juga: Istrinya Kini Jadi Suka Ngambek, Atta Halilintar Mendadak Bongkar Sifat Asli Aurel Hermansyah Setelah Menikah: Bikin Pusing Lam-lama!

Namun sebenarnya yang membuat band ini menarik adalah ketiga remaja perempuan berhijab dan Indonesia yang membawakan lagu band rock dengan sempurna.

"Terlepas dari gender maupun hijab, kami ingin dikenal sebagai musisi yang memiliki karya yang berkualitas.

Kami merasa melalui musik, kami dapat mengekspresikan apa yang kami lihat di lingkungan sekitar yang dikemas dalam sajian musik rock/metal, dan tetap menjaga identitas kami sebagai anak Singajaya-Garut, anak Indonesia, serta Muslimah," ujar vokalis VOB yang dikutip dari GridHai.ID.

Setelah mengulik banyak lagu rock, akhirnya mereka meluncurkan lagu original berjudul School of Revolution pada 2018 lalu.

Baca Juga: Ivan Gunawan Sesumbar Ngaku Pernah Ciuman Bibir dengan Ayu Ting Ting, Sang Desainer Sebut Ibunda Bilqis Menikmati: Ampe Lu Gigit Gigit Lidah Gua!

Lagu ini juga yang dibawakan di WOW Festival UK 2021.

Abott / Amity Asia
Abott / Amity Asia

Voice of Baceprot wakili Indonesia temui Camilla Parker Bowles, Duchess of Cornwall dalam rangka International Women's Day 2021.

Siapa sangka, lagu School of Revolution itu langsung melejit sampai berhasil ditonton lebih dari 600 ribu penonton di YouTube.

Kesuksesan VOB ini kemudian membuat mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke Jakarta pada akhir 2020 untuk memfokuskan karir mereka di bidang musik.

Selain itu, mereka juga ingin belajar mandiri menjalani hidup sebagai perantau.

Di Jakarta juga, VOB kemudian memperdalam keterampilan musiknya bersama musisi seperti Andyan Gorust dan Alan Musyfia - drummer dan bassist Hellcrust, serta Stevi Item (gitaris Andra & The Backbone, Deadsquad). (*)

Editor : Hafidh

Baca Lainnya