Tak Terima Mantan Selingkuhannya Punya Pacar Baru, Pria Ini Sampai Sewa Pembunuh Bayaran Untuk Menghabisi Lelaki Pilihan Sang Mantan!

Selasa, 01 September 2020 | 07:00
Tribun Manado - Net

Ilustrasi pembunuhan

Tak Terima Mantan Selingkuhannya Punya Pacar Baru, Pria Ini Sampai Sewa Pembunuh Bayaran Untuk Menghabisi Lelaki Pilihan Sang Mantan!

WIKEN.ID- Memang pria ini sangat tak tahu diri.

Sudah berselingkuh, ia juga masih mau menghabisi kekasih baru sang mantan selingkuhannya.

Pria yang diketahui sudah memiliki istri ini sampai sewa pembunuh bayaran demi membunuh pacar baru mantan selingkuhannya.

Baca Juga: Rumah Tangganya Diambang Perpisahan, Nadya Mustika Malah Pamer Test Pack Tanda Kehamilan, Reaksi Rizki D'Academy Malah Lempeng dan Minta Didoakan

Dikutip dari Channelnewsasia, Rabu (17/7/2019), pria ini bernama Allen Vincent Hui Kim Seng yang merupakan warga Singapura.

Pelaku yang terungkap dalam video ini mengaku memesan jasa pembunuh bayaran melalui situs gelap di jejaring sosial.

Hui merupakan seorang eksekutif manajemen risiko yang sudah memiliki istri dan seorang anak perempuan.

Pelaku kemudian memiliki hubungan gelap dengan rekan kerja yang berasal dari Malaysia pada April 2016.

Wanita tersebut mengetahu Hui telah memiliki keluarga, pelaku menjanjikan akan menceraikan istrinya.

Namun selama satu tahun hubungan, Hui tak kunjung menceraikan sang istri.

Wanita tersebut kemudian mmutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka berdua pada Februari 2018.

Hui terus mengejar wanita tersebut.

Wanita tersebut kemudian mendapat pekerjaan baru dan bertemu pacar baru.

Baca Juga: Bersahabat dengan Raffi Ahmad, Luna Maya Meradang karena Suami Nagita Slavina Digosipkan Menikah Siri dengan Ayu Ting Ting

Hui kemudian cemburu dan menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh pacar baru mantan selingkuhannya tersebut.

Pelaku memerintahkan pada awalnya untuk memotong tangan pacar baru mantan selingkuhannya dan kemudian berubah menjadi perintah untuk membunuhnya.

Pembunuhan tersebut dibuat seperti kecelakaan agar tak tercium pihak kepolisian.

Namun seorang jurnalis yang tak ingin disebutkan namanya melaporkan kejadian tersebut sebagai pembunuhan berencana.

Hui, yang masih menikah, ditangkap oleh polisi pada 17 Mei 2018.

Pengadilan kemudian menjatuhi hukuman bersalah karena telah melakukan tindak pembunuhan berencana.

(*)

Editor : Pipit