PDP Corona, Pendiri Pertama MOTOR Plus Meninggal Dunia Hingga Sempat Tuliskan Pesan untuk Jokowi karena Tak Dapat Pelayanan, Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Angkat Bicara!

Minggu, 29 Maret 2020 | 12:10
MOTOR Plus

PDP Corona, Pendiri Pertama MOTOR Plus Meninggal Dunia Hingga Sempat Tuliskan Pesan untuk Jokowi karena Tak Dapat Pelayanan, Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Angkat Bicara!

WIKEN.ID -Beberapa waktu lalu, Indonesia kehilangan sosok yang berperan penting dalam perkembangan otomotif.

Yakni, Willy Dreeskanda seorang pendiri dan Pemred pertama MOTOR Plus.

Willy meninggal dunia di usia 54 tahun.

Baca Juga: Ayah Jadi Perebutan Anak Tiri dan Kandungnya, Akhirnya Mantap Pilih Putri Darah Dagingnya untuk Dinikahi, Kronologinya Bikin Geleng Kepala!

Rupanya, tak hanya Pemred MOTOR Plus pertama, Willy juga bagian dari peserta motor dari segala aliran pertama kali di Indonesia, hal tersebut WIKEN.lD rangkum dari GridOto.com.

Saking cintanya dengan dunia motor, sampai-sampai ketiga anaknya diberi nama merek roda dua, Cagiva, Husq dan Indian, loh.

Diketahui Willy meninggal karena Virus Corona pada 26 Maret 2020.

Sempat beredar kabar kurang sedap prihal meninggalnya Willy.

Baca Juga: Disebut Kerajaan Gaib Terbesar di Indonesia, Intip Kota Wentira yang Ternyata Menyimpan Harta Karun dan Dijaga 9 Panglima Jin

Willy disebut-sebut mendatangoi rumah sakit rujukan di RSU Kabupaten Tangerang.

Rupanya, Willy sempat mengeluh dirinya tak dilayani.

Merasa kondisinya semakin memburuk, alhasil Willy mencari rumah sakit lain untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit swasta.

Willy didiagnosa sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona.

Baca Juga: Dinikahi Pengacara yang Dulu Memproduserinya, Intip Kabar Artis Cantik yang Kini Pilih Vakum dari Dunia Hiburan, Makin Cantik?

Sebelum meninggal, Willy juga rupanya sempat menuliskan pesan untuk Presiden Jokowi lewat akun twitternya.

"Pak Jokowi & Dr Terawan. Semoga bapak - bapak sehat.

Mohon bantuan RS rujukan. Semalam saya di RSUD Kabupaten Tangerang, 5 jam tanpa tindakan.

Saya tidak kuat.

Sekarang saya di Eka Jaya Hospital, BSD. Harus balik lagi ke RSUD. Maaf merepotkan. Trm ksh. Wass." tulis Willy.

(Twitter)

Pesan terakhir dari Willy lewat Twitter

Baca Juga: Meski Pernikahannya Hanya Bertahan 2 Tahun, Pasangan Titi DJ dan Bucek Depp Dikaruniai Putri Kembar, Intip 7 Potret Akrabnya Salma & Salwa Chetizsa!

Mengutip dari Tribun Jateng, Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Muhamad Rifki pun memberikan penjelasan mengenai kasus ini..

Ia mengakui bahwa yang bersangkutan memang datang ke rumah sakit berplat merah tersebut.

"RSUD Kabupaten Tangerang ini memang rumah sakit rujukan Covid-19.

Baca Juga: Ayah Nekat Nikahi Anak Kandungnya Sendiri Hingga Hamil 7 Bulan, Sang Ibu: Pasrah Jika Suami Harus Menikahi Putri Saya!

Dia datang untuk berobat ke sini," ujar Rifki kepada Warta Kota, Jumat (27/3/2020).

Menurutnya yang bersangkutan merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona.

Namun datang ke RSUD tak membawa rujukan daru rumah sakit asal yang memeriksa.

Baca Juga: Ibu Nekat Nikahi Anak Kandungnya Usai 12 Tahun Jadi Janda, Ini Dia Dampak Hingga Risiko Perkawinan Sedarah Secara Ilmiah, Tak Main-main!

"Dia tidak bawa rujukan dan datang sendiri. Sehingga kami juga harus melakukan berbagai persiapan," ucapnya.

Rifki menyebut, berbeda dengan halnya pasien yang mendapat rujukan ke RSUD ini.

Baca Juga: Dulu Heboh Nikahi Sang Pacar yang Hamil Sudah 6 Bulan, Anak Tiri Titi Dj kini Umumkan Kabar Bahagia, Axel Andaviar: Good Morning Baby Girl!

Pasien tersebut mendapatkan pelayanan terencana sesuai dengan alur dari rumah sakit ini.

"Kalau ada rujukan, kami sudah ada persiapan. Mulai dari penyediaan kamar dan tim medis yang diperlengpai alat pelindung diri (ADP)," kata Rifki.

"Tapi dia langsung datang ke ruangan IGD (Instalasi Gawat Darurat). Kami juga sedang banyak melayani pasien di situ," ungkapnya.(*)

Editor : Amel