Niat Ingin KKN, Mahasiswa Ini Malah Dipaksa Menghibur Warga dan Aparat Desa yang Tengah Mabok-mabokan

Sabtu, 15 Februari 2020 | 19:00
Gbtimes

Ilustrasi mahasiswi di China

WIKEN.ID- Niat ingin mengabdi ke masyarakat dan demi nilai KKN di kampus, mahasiswi-mahasiswi ini malah disuruh menghibur warga dan aparat desa yang tengah mabok-mabokan.

Dikutip dari Tribun Bali,para mahasiswi inidiminta untuk bernyanyi secara bergantian.

Baca Juga: Fenomena Langka Ular Berkepala Dua, Hoax atau Fakta? Ini Jawabannya

Baca Juga: Terlibat Perdebatan Sengit, Raffi Ahmad Sampai Bentak Nagita Slavina: Kamu Tuh Harusnya Bersyukur!

Tujuannya adalah untuk menghibur beberapa warga dan aparat desa yang menggelar pesta minuman keras di Banjar Jabon, Sampalan Tengah, Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali pada Jumat (28/6/2019).

Seusai diperlakukan secara kurang menyenangkan, beberapa mahasiswi dari satu kampus di Bali minta pindah lokasi.

Bahkan, Camat Dawan AA Putra Wedana hingga turun tangga untuk memediasi antara mahasiswi KKN dan aparat desa yang bersangkutan yang melibatkan Polsek Dawan dan Polres Klungkung.

"Sudah dimediasi," ujar Putra Wedana singkat.

Namun AA Putra Wedana tidak mau banyak berkomentar terkait persoalan tersebut.

Dia menambahkan permasalah tersebut sudah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

"Saya hanya ngecek saja ke sana. Sudah selesai itu," ujarnya.

Baca Juga: Ceraikan Mantan Istri Hanya Lewat SMS, Ahmad Dhani Ternyata Menangis Saat Kirim Pesan pada Maia Estianty: Nggak Ingin Anak-Anak Tahu Sisi Gelap Ibunya

Baca Juga: Lagi-lagi Buat Nagita Slavina Nangis, Raffi Ahmad Ternyata Minta Hal Ini Sampai Buat Gigi Kabur dan Bawa Rafathar

Kini para mahasiswa tersebut telah dipindahkan ke desa lain sesuai dengan keputusan pihak universitas demi kebaikan bersama.

Untuk sementara mereka berada di kantor kecamatan sambil menunggu lokasi penempatan KKN yang baru.

Bahkan para petugas pun ikut membantu dan mengawal aksi pemindahan 21 mahasiswa tersebut.

(*)

Tag :

Editor : Pipit