Usai Dilaporkan, Polisi Buru Zikria Dzatil Penghina Walikota Surabaya, Akun Facebooknya Pun Lenyap

Minggu, 26 Januari 2020 | 19:45
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, saat berkunjung ke Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

WIKEN.ID - Akhirnya akun media sosial yang menghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dilaporkan ke polisi.

Ada dua pihak yang melaporkan.

Pertama adalah Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

"Inisiatif ini diambil karena melihat keresahan di masyarakat. Baik melalui sosial media, maupun menghubungi langsung jajaran Pemkot Surabaya," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Jumat (24/1/2020).Menurut Febri, laporan tersebut dibuat Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati, sebagai penerima kuasa resmi dari Wali Kota Tri Rismaharini.

Baca Juga: Di Impor dari Jepang, Bonita dalam Video Ini Jatuh Cinta dengan Persebaya Gara-gara Idolakan Bu Risma!

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan secara resmi soal dugaan penghinaan melalui media sosial kepada Tri Rismaharini.

Selain Pemkot Surabaya, laporan keberatan terhadap akun media sosial tersebut juga dilakukan puluhan orang yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Arek Surabaya Wani.

Tidak hanya melapor, mereka juga sempat menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polrestabes Surabaya, Jumat (24/1/2020).

Mereka mendesak polisi agar segera mengusut dan menindak tegas akun media sosial yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap Risma.

Baca Juga: Menikah Hingga 5 Kali, Artis Ini Tak Malu Akui Kalau Dirinya Rela Menjadi Istri Muda Saat Baru Berusia 19 Tahun

Korlap Aksi, Widodo mengatakan akun media sosial bernama Zikria Dzatil sudah melakukan penghinaan terhadap Tri Rismaharini.

"Pada tanggal 16 Januari akun atas nama Zikria Dzatil mengunggah foto Ibu Tri Rismaharini di media sosial Facebook dengan keterangan bertuliskan, 'Anjirr.. Asli ngakak abiss.. Nemu ni foto sang legendaris kodok betina' disertai foto Bu Wali," kata Widodo.

Berdasarkan bukti tangkapan layar, akun tersebut telah dua kali mengunggah foto Wali Kota Tri Rismaharini yang disertai kalimat hinaan.

Tidak hanya akun milik Zikria Dzatil, menurutnya, unggahan bernada hinaan juga dilakukan akun media sosial lain bernama Farel Grunch.

Baca Juga: Foto Pernikahan Sirinya Ketahuan oleh Sarita Abdul Mukti, Faisal Harris Malah Ngeles dan Sebut Komentar Jahat Untuk Jedun: Ga Mungkin Sama Wanita Murahan

"Akun atas nama Farel Grunch dengan caption bertuliskan 'Calon TKW lagi di-trainning mau dikirim ke Arab Saudi'," ujar Widodo.

Untuk mendalami dugaan penghinaan terhadap wali kota perempuan pertama di Surabaya itu, polisi mengaku telah meminta keterangan empat orang saksi.

Empat orang saksi itu, salah satunya dari warga yang menyatakan keberatan atas akun Facebook yang diduga telah menghina Risma.

"Ada juga dari sumber berita yang menggali itu. Jadi, kita sudah meminta keterangan dari empat orang (saksi)," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran yang dikutip dari kompas.com.

Baca Juga: Rumah Tangga Keduanya Sempat Diterpa Isu Tak Sedap, Krisdayanti Mengaku Kena Semprot Raul Lemos Saat Dirinya Lakukan Hal Ini

Meski demikian, penyidik Polrestabes Surabaya, masih perlu mendalami akun tersebut.

Hal ini dikarenaSebab, akun media sosial tersebut, beserta unggahan bernada kebencian itu, diduga telah dihapus oleh pemilik akun.

Saat ini, kasus yang ditanganinya itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Masih dalam tahap penyelidikan tentang akun itu, karena akun itu sendiri sekarang sudah tidak aktif," terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Baca Juga: Terlilit Utang Miliaran, Artis Cantk Ini dan Suaminya Sempat Akan Akhiri Hidupnya, Beruntung Ada Sosok Ini Jadi Penyelamatnya

Sementara itu, saat dihubungi Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati serta Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara belum memberikan respons atas laporan ersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Muhammad Fikser mengaku sudah mendengar adanya sejumlah warga meminta kepolisian untuk mengusut akun media sosial yang diduga menghina Tri Rismaharini.

Namun, Fikser mengaku belum mengetahui apakah dari pihak Pemkot Surabaya telah melaporkan akun tersebut ke Polrestabes Surabaya. (*)

Baca Juga: Beda Dengan Peserta Lainnya, Lihat Video Saat Wali Kota Tri Risma Datang ke Kongres PDIP di Bali

Editor : Alfa