Tinggal Dikampung Musiman dengan 45 Penduduk, Pria Ini Dua Jam Ditandu Warga Pakai Sarung Ke Tempat Ambulans Menunggu

Senin, 09 September 2019 | 19:00

WIKEN.ID- Beberapa waktu lalu viral video seseorang ditandu menggunakan sarung oleh beberapa pria.

Dari video tersebut diketahui bahwa orang yang ditandu tersebut merupakan warga yang tengah sakit.

Orang dalam video tersebut ditandu selama dua jam oleh parawarga di Kampung Tola, Kepulauan Selayar.

Baca Juga: Bercerai Selama Hampir 30 Tahun, Pria Ini Masih Melakukan Hal yang Nampak Sepele untuk Mantan Istrinya

Baca Juga: 2019 Jadi Tahun Terberat, Ini Dia Ucapan Ulang Tahun SBY yang Ke-69 dari Sang Istri dan Menantu Aliya Rajasa!

Video berdurasi 1.50 detik tersebut pun langsung viral di sosial Media Facebook.

Video seorang warga Selayar, Sulawesi Selatan, ditandu menggunakan sarung dari rumahnya ke tempat ambulans menunggu sejauh dua jam berjalan kaki.

Warga tersebut sedang sakit namun ambulans tak bisa menjemput hingga depan rumah karena jalan yang tak bisa dilalui mobil.

Video itu diunggah pemilik akun facebook Dhyan Chachachute, dengan caption:

"Cerita hari ini.. Ditandu kurang lebih 2 jam dari tola ke bitombang gegara mobil tdk bisa mengakses tempat tujuan, Jagankan mobil motor pun setengah mati untuk lewat...Bemana mami klo pasien yg emergency banget, lebih lebih klo yg mau lahiran...Gws ki bapak tua... ,"kalimat Dhyan di Fb diposting pada Sabtu 29 Juni 2019 malam.

Bupati Selayar Basli Ali membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Hobi Lakukan Eksperimen, Youtuber Ini Rela Goreng iPhone X Milik Temannya, Netizen: Goreng Bensin Dong!

Baca Juga: Alami Kecelakaan Tragis, Pria Ini Nikahi Pacarnya yang Terbaring Koma Sebelum Donorkan 12 Organ Dalamnya

Menurutnya, kampung tersebut memang belum ada jalan yang memadai untuk bisa dilalui oleh mobil.

Ia menambahkan, kampung tersebut adalah kampung musiman yang diisi sekitar 45 orang.

Para warganya akan berdatangan dan tinggal sementara saat musim panen dan mengolah kopra.

Sebelum viral, Basli mengatakan pihaknya sudah punya rencana pembangunan jalan ke Kampung Tola.

(*)

Editor : Pipit